Sunday, December 13, 2009

Shopping time........

Senang. Setelah sempat Akhirnya tiba juga saatnya berbelanja bahan-bahan.

Tanggal  15 Nov 2009 sekitar pukul dua belas siang saya dan rombongan tiba di mayestik. Setelah sempat salah belok, akhirnya nemu juga gerbang masuk ke dalam area petokoan mayestik. Lewat pintu belakang. Sebelum Papa dapet tempat untuk parkir mobil, saya, mama dan neno diturunin papa di salah satu toko yang berderet di Mayestik.

Lumayan banyak toko yang menuliskan diskon 50 % di toko mereka. Entah itu digantung ataupun di tempelkan di kaca etalase toko. Senangnya melihat diskon besar-besaran. Termasuk toko pertama yang saya datengin di Mayestik.  Bombay Tekstil.  Dari luar terlihat tulisan diskon 50% yang digantung di dalam toko. Hm..hm, saya langsung mengajak mama dan Neno untuk masuk ke dalam toko.

Oleh pelayan toko, kami diajak ke lantai dua. Ups rame. Di salah satu patung terdapat manekin yang pake bahan kebaya warna merah marun plus songket. Bahan kebaya sudah dipayet. Cantiknya. Prioritas pertama adalah pencarian bahan yang oke  untuk pakaian akad dan resepsi calon pengantin wanita, yang tidak lain adalah saya (narsis mode on).  Beberapa macam bahan dengan warna dasar merah marun pun digelar oleh mbak pelayan toko. Selain warna merah marun, mbak pelayan toko juga menunjukkan beberapa warna lainnya. Karena berniat untuk mencari bahan yang bagus namun murah, kurang pas rasanya jika langsung membeli di toko pertama. Setelah puas melihat-lihat di toko tersebut, kamu pun beranjak keluar toko.    

Toko kedua yang dikunjungi adalah  toko di seberang toko Bombay tekstil. Ternyata oh ternyata diskonnya tidak sebesar toko pertama yang didatangi. Cuma liat-liat sebentar kemudian ngacir kaluar dari toko hehehe.

Pencarian dilanjutkan ke toko ketiga. Kata Neno seh toko ini toko langganan temennya. Saya menemukan bahan yang dicari-cari.  Bolak – balik ke kaca untuk lihat bagus atau enggaknya. Namun entah kenapa, hati ini rasanya pengen balik lagi ke toko pertama. Berasa gak sreg di hati. Padahal udah pake acara nawar-nawar harga ke mbak pelayan toko. Untung dia belom ngomong sama bosnya untuk minta turunin harga lagi. Karena hati tidak juga tenang, akhirnya kembali lagi ke toko pertama.

Kembali ke toko pertama. Si mbak yang tadi melayani kami langsung tersenyum dan menghampiri. Kembali menuju ke lantai dua. Melihat lagi bahan yang tadi diliat. Oalah, ternyata oh ternyata, bahannya sama dengan di toko yang ketiga.  Senangnya. Kembali bahan-bahan digelar oleh si Mbak. Akhirnya diputuskan beli tiga macam warna yaitu warna merah marun, putih gading dan merah agak gelap. Selain itu juga beli bahan pelengkap lainnya untuk kebaya.

Waktu menujukkan pukul setengah tiga. Saya, mama dan Neno sholat ke lantai paling atas pasar Mayestik. Papa udah sholat duluan ketika tadi kami memilih-milih bahan. Selesai sholat, perut semakin terasa laper secara dari tadi siang belum makan. Pilihan pun jatuh ke sate padang yang lagi ngebakar satenya. Hm.hm..hm..tampak yummy. 3 porsi sate padang pun dipesan. Papa lagi-lagi gak ikutan karena tadi udah duluan makan sate. Gak kuat nahan laper. Begitu kata papa. Jadilah yang makan hanya saya, mama dan Neno.  

Selesai makan siang, pencarian berikutnya berlanjut ke toko berikutnya. Agak jauh dari toko pertama, kedua dan ketiga namun masih di kawasan mayestik. Kalo ketiga toko tadi berada di bagian belakang mayestik, sekarang perburuan bahan berlanjut ke bagian depan. Bahan yang dicari yaitu bahan seragam dan bahan baju resepsi  untuk mas Iwan.

Lagi-lagi ada toko yang memasang diskon 50% dengan tulisan besar-besaran. Kaki pun dilangkahkan ke dalam toko. Toko Mumbay City. Berputar-putar mencari bahan buat baju mas Iwan. Then get it. Bahan taffeta warna merah marun sepanjang 4 meter dipotong oleh pegawai toko tersebut.

Kemudian pencarian fokus kepada seragam keluarga dan adik-adik. Lihat sana, lihat sini. Bingung mau pilih yang mana. Pertimbangan tidak hanya kepada warna dan motif, namun juga ketesediaan bahan. Hal ini mempertimbangkan banyaknya anggota keluarga yang akan memakai seragam keluarga. Dari keluarga saya sekitar dua puluh orang lebih, dari keluarga mas Iwan sepuluh orang lebih. Sekali pesen bahan mencapai 69 meter hehehe. Lumayan gede juga budget untuk item yang satu ini heheheh.

Setelah dapet seragam keluarga, pencarian berlanjut kepada seragam adik-adik dan untuk CB 67 ++. Setelah didapat semua bahan yang dicari, papa tancap gas pulang ke Bogor. Capek tapi seneng.

Created by: Vidy

In Bogor, 22 November 2009

No comments:

Post a Comment