Kontrol pertama kali ini ditemenin oleh Mama karena mas Iwan, suami saya lagi gak off kerja. Tapi itu bukan masalah besar karena bukan siapa yang menemani namun bagaimana hasilnya nanti. Dokter yang dipilih dokter cewek tentunya. Males aja saya ngebayangin dokter cowok yang periksa. Ogah deh. Dokter yang dipilih adalah dokter Florencia Luthfi. Kata tetangga saya dokternya baik. Murah senyum. Gak jutek.
Akhirnya tiba giliran saya yang diperiksa setelah menunggu cukup lama. Bu dokternya ramah dan murah senyum. Bener kata tetangga sebelah rumah. Kemudian saya menjelaskan bahwa saya sudah test pack dua kali dan hasilnya positif. Bu dokter bertanya beberapa hal seperti ini kehamilan ke berapa, siklus haid teratur atau tidak, hari pertama haid terakhir kapan dan lain-lain. Bu dokter mengangguk-anggguk mengdengarkan jawaban saya.
Perawat mempersilahkan saya untuk berbaring dan memberi cairan di sekitar perut bagian bawah. Bu dokter pun meletakkan alat di atas cairan tersebut an sesaat kemudian muncullah gambar di layar monitor. Bu dokter tersenyum.
“Selamat ya bu. Ibu positif hamil.” ujar bu dokter sambil mengarahkan kursor ke arah ovum yang sudah dibuahi. Sekitar 5-6 mingguan.
Sepulangnya dari rumah sakit, saya pun langsung mengabari suami. Senangnya. Begitu juga dengan suami. Alhamdulillah atas karunia-NYa.
Created by Vidy in Bogor on 13 June 2010
No comments:
Post a Comment